Sumpah Serapah pak bos.
Dengan penuh kekesalan dan nada yang tinggi pak bos mengucap sumpah serapah nya.
"Gw sumpahin kalian jadi bos dan punya anak buah kaya gini".
.
Dalam hati aku mengaminkan sumpah nya yang terucap.
.
Sumpah serapah yang terucap di ungkapkan dengan segenap perasaan emosi akan cepat menjadi nyata.
.
Para Ahli quantum mengatakan
.
Proses dari sumpah serapah atau doa adalah :
antara
Tindakan
Pikiran
Dan hati
Itu selaras...
Tindakan = ucapan yang menjadi sumpah atau doa
Pikiran = created imagination yang membayangkan seolah itu sedang terjadi.
Hati = luapan emosi seperti rasa syukur, bahagia, marah, teraniaya... yang menjembatani naik nya suatu sumpah atau doa ke atas langit mengguncang Arasy.
.
Aku tidak berharap semua orang itu suka dan baik kepada ku.
Tapi
Aku selalu berusaha berbuat yang terbaik dan berbuat baik di sekitar ku.
Aku tak mau di sebut sebagai seorang hamba yang amatiran yang mudah terusik dengan pujian dan hinaan..
.
Aku sadar bahwa membenci orang yang menghina membuat kita letih pegel ati menguras banyak energi. Dan jadi fokus pada orang yang kita benci selau terbayang wajah dan kelakuan buruk nya.
Oleh sebab itu kita jadi tidak fokus pada perbaikan diri sendiri untuk bisa maju dan berkembang.
.
Pujian pun membuat kita lelah karena menanggung beban sebuah reputasi dan harga diri dan nama baik di mata mereka yang memuji.
Sementara manusia tidak luput dari salah dan lupa.
.
Lepas semua itu dengan berpasrah diri pada sang lillahi.
Lepas semua beban di hati dengan maaf yang tulus dari dalam hati.
.