Tuesday, 22 March 2016

THE SECRET OF REZEKI



THE SECRET OF REZEKI

Barangsiapa yang menjadikan akhirat sebagai tujuannya, maka Allah akan memberikan kekayaan kepada hatinya, memudahkan urusannya dan dunia (yang hina ini) akan datang kepadanya (dengan sendirinya), dan barangsiapa yang menjadikan dunia sebagai tujuannya, maka Allah akan memberikan (rasa) fakir kepadanya, mempersulit urusannya dan dunia tidak akan mendatanginya kecuali apa yang sudah ditetapkan baginya. “
(HR At-Tarmidzi)

  • KAYA HATI = KEKAYAAN YANG MASIH BERBENTUK ENERGI POSITIF. DAN SETIAP SAAT BISA CAIR DALAM BENTUK WUJUDNYA DI ALAM MATERI SEBAGAI KEKAYAAN HARTA.
  • MISKIN HATI (Rasa Fakir) = NERACA ENERGINYA DALAM KONDISI MINUS, ATAU DIPENUHI ENERGI NEGATIF. MAKA SETIAP SAAT BISA CAIR DALAM BENTUK WUJUDNYA SEBAGAI BENCANA & MUSIBAH YANG PADA AKHIRNYA AKAN MEMBUATNYA TIDAK DAPAT HIDUP TENTRAM & BAHAGIA, MERANA DI DALAM TUMPUKAN HARTA DUNIAWINYA. BAGAIKAN AYAM YANG MATI KELAPARAN DI LUMBUNG PADI.

    Kisah Inspiratif Kakek 92 tahun yang Sedekah 150 Bungkus Nasi Setiap Jumat

Jelas, dari Sabda Rasululullah di atas ada korelasi dan kongruensi antara dunia di alam metafisika (Fikiran, Hati, & perasaan) dan dengan dunia di alam Fisika (Materi, Duniawi, Situasi, Kondisi, dll). Nah, pelajari penjabarannya di bawah ini. Okey.....
ALAM QUANTUM
Dalam ilmu fisika quantum, dinyatakan bahwa benda padat jika dibelah menjadi bagaian-bagian yang sangat kecil ternyata merupakan kumpulan molekul. Selanjutnya jika molekul dibelah lagi menjadi bagian yang terkecil maka akan terbukti bahwa molekul itu tersesusun atas atom-atom dan partikel-partikelnya. Dan ternyata partikel sub atomik yang super kecil itu berasal dari energi alam yang disebut sebagai vibrasi quanta. Benda padat, molekul, atom, dan partikel sub atomik berada pada level yang ”dapat dilihat”, sementara quanta yang terdapat dia alam energi adalah ”vibrasi quantum yang tidak dapat dilihat”. Getaran-getaran energi terhalus dari vibrasi quantum yang tak tampak ini ternyata merupakan bahan dasar penyusun dari semua benda yang tampak wujudnya.

Jika alam kehidupan manusia disepadankan dengan alam kenyataan materi (benda), maka tubuh fisik kita mempunyai getaran yang paling lambat, sementara perasaan memiliki energi vibrasi yang paling tinggi di alam semesta Dalam diri manusia, alam perasaan dan alam pikiran berada pada level yang setara dengan alam quanta dan energi vibrasi. Level energi vibrasi ini adalah level yang memiliki energi yang paling dahsyat. Perasaan adalah aset utama manusia, karena perasaan merupakan bagian terbesar dari alam pikiran (12 % adalah alam pikiran sadar dan 88% adalah alam pikiran bawah sadar atau perasaan). Sedangkan alam perasaan berada pada level energi quanta dengan kekuatan energi yang dahsyat.

Mungkin Anda juga masih ingat bahwa semua materi di dunia ini terdiri atas atom, dan setap atom memiliki satu necleus (yang berisi proton dan neutron) yang dikelilingi leh elekron yang selalu bergerak atau mengorbi di garis lintasannya.

Elektron-elektron yag terdapat pada atom itu selalu bergerak mengelilingi neclues pada tinkat energi tertentu (yang disebut "orbital") yang menjaga stabilitas atom tersebut. Dengan menambahkan energi, kita dapat memaksa elektron mencapai orbit yang "lebih tinggi" dan sebaliknya kita dapat pula menurunkan orbitnya ke tingkat yang "lebih renda" jika energinya kita kurangi.

Jika semua atom berada pada posisi sejajar, mereka menjadi selaras dan harmonis serta mereka akan saling menarik satu sama lain ke satu arah yang sama dan terciptalah semacam gaya dorong yang sangat mirip dengan logam yang dapat ditarik oleh sebuah magnet yang menarik semua molekul logam-logam itu ke satu arah yang sama. Inilah hakikat The Law Of Attraction. Ketika frekwensi anda selaras dengan frekwensi dari sesuatu yang berada di luar diri anda, maka anda akan menjadi sejajar dengan hal itu. Dan akan terjadi tarik menarik antara anda dengan hal itu, inilah yang disebut juga JODOH alias SOULMATE. he...he...he....
Currency (Aliran Energi Uang)
Kata kekayaan (affluence) berasal dari kata dasar "affluere" yang artinya "mengalir ke". Kata affluence berarti "mengalir secara berlimpah". Uang sesungguhnya suatu simbol energi kehidupan yang kita tukarkan dan energi kehidupan yang kita gunakan sebagai hasil jasa yang kita berikan kepada semesta. Kata lain uang (money) adalah "currency", yang juga merefleksikan sifat aliran energi. Kata currency berasal dari bahasa Latin yaitu "currere" yang berarti "mengalir".

Oleh karena itu, jika kita menghentikan sirkulasi uang dengan maksud menyimpannya serta menimbunnya. Maka energi yang ada dalam uang tersebut berhenti mengalir kepada kita. Karena uang adalah energi kehidupan. Supaya energi mengalir pada kita, kita harus tetap menjaganya terus bersirkulasi.

Seperti sungai, uang harus dijaga agar terus mengalir. Bila tidak ia akan mulai berhenti, membeku sehingga mengganggu arus sirkulasi dan menyebabkan rusaknya struktur kehidupan kita sendiri. Sirkulasi harus diupayakan tetap hidup dan vital.

Maka Maha benarlah firman Allah berikut ini :
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” [Al Baqarah 261]

Asal kata infaq dari bahasa arab, yang bermakna mengeluarkan atau membelanjakan harta.

Berbeda dengan yang sering kita pahami dengan istilah infaq yang selalu dikaitkan dengan sejenis sumbangan atau donasi, istilah infaq dalam bahasa Arab sesungguhnya masih sangat umum. Intinya, hanya mengeluarkan harta atau membelanjakannya. Apakah untuk kebaikan, donasi, atau sesuatu yang bersifat untuk diri sendiri, atau bahkan keinginan dan kebutuhan yang bersifat konsumtif, semua masuk dalam istilah infaq.

a. Membelanjakan Harta
Mari kita lihat istilah infaq dalam beberapa ayat quran, misalnya :
Walaupun kamu membelanjakan semua yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka. (QS. Al-Anfal : 63)

Dalam terjemahan versi Departemen Agama RI tertulis kata anfaqta dengan arti : membelanjakan dan bukan menginfaqkan. Sebab memang asal kata infaq adalah mengeluarkan harta, mendanai, membelanjakan, secara umum apa saja. Tidak hanya terbatas di jalan Allah, atau sosial atau donasi.
b. Memberi Nafkah
Kata infaq ini juga berlaku ketika seorang suami membiayai belanja keluarga atau rumah tangganya. Dan istilah baku dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan nafkah. Kata nafkah tidak lain adalah bentukan dari kata infaq. Dan hal ini juga disebutkan di dalam Al-Quran :

Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka atas sebahagian yang lain , dan karena mereka telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. (QS. An-Nisa`: 34)

c. Mengeluarkan Zakat
Dan kata infaq di dalam Al-Quran kadang juga dipakai untuk mengeluarkan harta (zakat) atas hasil kerja dan hasil bumi (panen).
Hai orang-orang yang beriman, keluarkanlah zakat sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. (QS. Al-Baqarah : 267)

Istilah infaq itu sangat luas cakupannya, bukan hanya dalam masalah zakat atau sedekah, tetapi termasuk juga membelanjakan harta, memberi nafkah bahkan juga mendanai suatu hal, baik bersifat ibadah atau pun bukan ibadah. Termasuk yang halal atau yang haram, asalkan membutuhkan dana dan dikeluarkan dana itu, semua termasuk dalam istilah infaq.

Jadi orang yang beli minuman keras yang haram hukumnya bisa disebut mengifaqkan uangnya. Orang yang membayar pelacur untuk berzina, juga bisa disebut menginfaqkan uangnya. Demikian juga orang yang menyuap atau menyogok pejabat juga bisa disebut menginfaqkan uangnya.

Jadi kesimpulannya, Infaq artinya mengeluarkan harta, baik di jalan kebaikan atau di jalan kesesatan. Hukumnya ada yang haram, ada yang sunnah dan ada yang wajib. Dan bila kita infakkan harta kita di jalan Allah, maka nilai tukar harta kita dalam konversi energi di lipat gandakan oleh Allah swt menjadi Tujuh ratus kali lipat hingga tidak terhingga.
Okey, lanjuttzz...........

Bagaimana caranya supaya energi uang ini bisa mengalir terus dalam kehidupan kita? Periksa pakaian, sepatu, benda-benda atau barang-barang elektronik yang selama ini jarang anda gunakan. Kumpulkan dan berikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Atau periksa dan telaah diri kita, kekayaan apa yang kita miliki, apakah kekayaan intelektual, Finansial, Spiritual, dll. Infakkan dan sedekahkan kekayaan kita tersebut. Bila anda sudah melakukannya berarti anda sudah menciptakan satu aliran energi baru dalam kehidupan Anda. Ini yang disebut the vacuum law of prosperity. Mulai sekarang rajinlah untuk memeriksa kekayaan anda, dan rajinlah
sedekah.....

Semakin sering anda melakukannya maka aliran energi ini akan semakin kuat. Inilah yang disebut dengan vibrasi. Semakin banyak vibrasi positif yang kita alirkan maka dia akan membuat gelombang energi positif yang semakin kuat pula. Sehingga anda jangan terkejut. Begitu aliran ini sudah berjalan dalam hidup anda, dia akan menarik apapun yang anda inginkan.

Semakin banyak memberi maka secara tidak langsung kita sudah membuat satu aliran energi baru. Pada saat timbul hasrat untuk memberi. Berikan saja. Mempraktekkan hukum memberi (
The Power Of Giving) sesungguhnya sangat mudah.

Intinya adalah More You Give and More You Get.

Cara yang paling mudah untuk mendapatkan apa yang anda inginkan adalah dengan menolong orang lain mewujudkan apa yang mereka inginkan.

Rasulullah bersabda :
“ Barangsiapa yang (peduli) terhadap kebutuhan saudaranya, maka Allah ( peduli ) pada hajatnya ”. ( Shahih Al Bukhari )

Bila anda sudah melakukan hal tersebut di atas. Tapi masih belum ada aliran energi yang membuat uang datang kepada Anda. Hal ini disebabkan diri anda sendiri yang menjadi penghambatnya. Ada mental Block di dalam diri anda yang menghambat aliran energi,maka bersihkan diri anda. Masuki Zona Kuantum Ikhlas. Serta perbanyak Istighfar memohon ampun kepada Tuhan, juga andapun harus bisa berdamai dengan diri anda sendiri. Dengan memaklumi dan memaafkan diri anda atas segala kesalahan yang anda perbuat di masa lalu. Praktekkan forgiveness atau memberikan maaf secara tulus. Maka energi-energi negatif itu bisa hilang. Juga Berikanlah pengampunan yang tulus kepada semua orang yang pernah membuat anda benci, marah, dll. Walaupun terasa sangat sakit. Lakukan hal itu sehingga membuat diri Anda merasa nyaman.

Ingat begitu anda sudah let's go ( sudah membiarkan itu pergi dan melepaskannya ). Otomatis saluran energi anda menjadi bersih dan mempunyai kekuatan yang lebih besar untuk menarik uang/kekayaan.

Damai di Hati Damai di Dunia....
Kaya di Hati Kaya Di Dunia....


Tabungan Energi Positif
Setiap usaha yang kita lakukan maka hasilnya akan sebanding dengan usaha yang telah kita keluarkan. Jika apa yang kita dapatkan hasilnya tidak sama dengan energi yang telah kita keluarkan, maka selisih energi tersebut sebetulnya tidak terbuang sia-sia akan tetapi hanya berubah bentuk menjadi TABUNGAN ENERGI. namun seperti tabungan kita, kadangkala tabungan energi kita positif dan tidak jarang pula yang kita tabung hanyalah energi negatif saja.

Energi positif didapat ketika kita melakukan perbuatan positif seperti bekerja, mengajar,berdagang, belajar, menebar rahmat,membantu seseorang menyeberang jalan hingga memungut kerikil dan membuangnya kepinggir jalan agar tidak melukai kaki orang lain, semuanya adalah beberapa tindakan positif.

Seperti Bank dimanapun juga, ketika tabungan energi positif kita telah terkumpul di alam semesta dengan berlimpah, akan mudah bagi kita untuk “menagihnya” dan dibayarkan dengan mata uang yang sesuai dengan permintaan kita – Harta, Tahta, Kata atau Cinta-.

Banyak sekali kemudahan yang telah diberikanNya atas diri ini. ketika di cocokkan dengan formulasi “tabungan energi” ternyata memang sesuai.

Formulasi ini memang tidak akan merubah semua yang telah saya dapatkan, namun mendorong untuk menabung secara intens dan signifikan agar di akhir tahun balance sheet tidak tekor tertutup oleh tabungan energi negatif.

Keberadaan cadangan energi sebenarnya sudah disiratkan oleh ayat-ayat Tuhan yang ada di alam. Saat tumbuhan hijau berfotosintesis, maka hasil berupa glukosa akan dipakai sebagai sumber energi bagi tanaman. Ketika ternyata kebutuhan energi glukosa yang diperlukan tumbuhan hanya sedikit, maka kelebihannya disimpan sebagai cadangan makanan.

Cadangan makanan ini bisa kita lihat dalam berbagai bentuk. Ada yang dalam bentuk buah, seperti buah mangga, buah pisang, dan buah semangka. Ada yang dalam bentuk umbi, seperti singkong dan bawang merah. Adapula yang disimpan di batang, seperti tebu dan kentang.

Yang perlu Anda tahu, tidak semua cadangan makanan yang berenergi positif saja yang disimpan oleh tumbuhan. Energi negatif seperti pestisida, sampah dan logam berat kadangkala ikut tersimpan dalam cadangan makanan tumbuhan. Jika Anda mengkonsumsinya, cadangan makanan ini justru akan berbahaya bagi tubuh Anda.

Demikian juga manusia. Jangan khawatir terhadap usaha Anda yang belum berhasil, meski sudah berusaha jujur mati-matian dan pontang-panting cari pelanggan. Karena itu adalah cadangan energi positif yang pasti akan dicairkan tuntas di dunia, seperti firman Tuhan di AlQur’an Ar Rahman ayat 60: “Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan“. Mungkin belum sekarang Anda menikmatinya, tapi ini janji Tuhan. Dan sebaik-baiknya janji serta pengabulan adalah milik-Nya.

Namun, khawatirlah jika tabungan energi Anda dipenuhi hal negatif, ibarat pestisida dan sampah. Kebohongan, kecurangan, korupsi, dan meremehkan orang adalah contoh energi negatif, yang juga akan dicairkan kontan ketika di dunia, seperti apa yang difirmankan Tuhan di surat Ar Rahman.

Sekarang mana yang Anda pilih, menabung energi positif untuk keberuntungan atau menabung energi negatif untuk kesengsaraan?

Mari kita bahas tentang terapan Energi Positif (epos) & Energi Negatif (eneg).
Sebagai contoh kasus, aplikasi energi positif yang dicontohkan adalah kisah dr Howard Kelly. Howard Kelly adalah anak orang tidak mampu dan harus keliling berjualan untuk bisa bertahan hidup. Pada suatu hari, Howard Kelly kehausan di tengah perjalanannya berjualan keliling dan ketok pintu kesana kemari tidak ada yang mau peduli, sampai ada anak kecil juga sepertinya yang mau membuka pintu. Anak kecil tersebut karena simpati, tidak cuma diberinya air, tetapi lebih dari itu, diberinya segelas susu, dimana susu selain mengobati kehausan juga mengenyangkan.

Suatu saat setelah dewasa, anak kecil yang baik hati tersebut sakit keras dan kondisi keuangan lagi memburuk. Di salah satu RS akhirnya ada juga dokter yang bisa menyembuhkan penyakitnya, tapi dalam situasi bingung bagaimana membayar biaya RS karena uang sudah habis, dia mendapatkan surat yang berisi: ”Telah dibayar penuh dengan segelas air susu.” tertanda dr. Howard Kelly.

Keberuntungan bisa dipelajari dan musibah bisa dihindari.
Kenapa sebagian orang doanya sering terkabul?
Alam bekerja dgn sempurna, dengan prinsip-prinsip alam nya.

Apa yang anda usahakan = apa yang akan anda hasilkan.
Contoh.
Usaha anda, misal usaha =100, ”Cuma” dapat ucapan trims, yang katakanlah valuasinya = 10. Artinya telah deposit epos=100 dan mengira telah mencairkan hasil = 10.

Apakah alam tidak adil, sehingga usaha = 100 Cuma mendapatkan hasil = 10?

Ternyata tidak, alam sangat lah adil. Hasil usaha bisa langsung dan bisa tidak langsung. Yang tidak langsung ini disebut sebagai tabungan Energi yang disimpan di alam.

Contoh tabungan Energi yang positif adalah aktifitas-aktifitas sosial menyebarkan ilmu gratis, mengurus organisasi yang bertujuan positif. Korupsi adalah contoh sempurna Tabungan Energi Negatif !

Alam tidak pernah ingkar janji. Jangan khawatir jika anda deposit epos, maka anda tidak akan mendapatkan hasil / mencarikannya secara tidak imbang. Setiap orang memiliki kode unik dan punya kode frekwensi sendiri-sendiri dan tidak mungkin tertukar.

Jika anda menabung energi negatif, maka andalah yang akan mencairkannya, dan bukan orang lain yang mencairkan energi negatif yang telah anda perbuat… anda sendirilah yang akan mencairkannya.


Tabungan energi ini tidak pernah hilang. Pencairan energi negatif bisa berupa kejadian-kejadian yang ”merugi”, seperti laptop hilang (hilang laptopnya dan hilang data-data pentingnya, etc.

Semakin banyak Epos yang dilakukan seseorang, maka sesungguhnya ia telah menabung begitu banyak kebaikan yang justru akan kembali kepada dirinya. Begitu sebaliknya, semakin banyak energi negatif yang ditebar seseorang, maka ia sesungguhnya sedang menanti keburukan yang pasti suatu saat dialaminya.

Sedekah = Energi Positif…
Berbuat positif akan mendapat positif, berbuat negatif akan mendapatkan hasil yang negatif.

Dalam sebuah kecelakaan lalu lintas, Mobil ditabrak, itu merupakan pencairan energi negatif, yang nabrak juga mendapatkan energi negatif. Jadi case ini pencairan energi negatifnya berjalan bersamaan.

Tabungan energi dan kausalitas. Hukum kekekalan energi dan kausalitas.
Contoh gajah dijahatin, sebagai balasan dari gajah yang dendam adalah jika anda pernah menjahati gajah, dia akan ingat terus dan bisa balas dendam ke anda, walaupun kejadiannya berpuluh tahun yang lalu..

Bedanya dengan Hukum Kekekalan Energi adalah balikannya deposit epos anda belum tentu dari sumber yang sama. Contoh anda menyekolahkan anak yatim, maka pencairan epos anda tidak selalu berasal dari anak yatim tsb yang membalaskan budi nya.

Contoh pencairan tabungan epos dalam bentuk harta adalah tiba-tiba ada yang bayar/memberikan rejeki ke anda atas kebaikan anda di masa lalu walau anda tidak meminta untuk dibayar.

Kadang-kadang pencairan epos adalah “Kata” dan “Cinta”.

Kenapa di Indonesia banyak bencana? Karena banyak deposit tabungan negatif secara KOLEKTIF, sehingga pencairannya dalam bentuk berbagai jenis bencana.

Ingin untung, perbanyak energi positif.
Menghambat orang lain berbuat epos / deposit epos, akan menjadi deposit eneg bagi orang yang menghalangi tsb.

Perbanyak epos di tempat usaha/kerja, di rmh kel kapanpun dimanapun anda berada. Tebarlah epos, maka Hasil Tabungan Energi akan cair sehingga anda menjadi Sukses dan Mulia.

Energi itu jumlah nya tetap yang ada hanyalah perubahan energi.

sehingga apa yang kita lakukan maka itu pula yang kita tuai.
maka :
1 sebab = 1 akibat.

apabila kita berbuat baik maka baik pula balasannya begitu pula sebalikanya. Lalu saya sudah berbuat baik tapi kok gak ada balasannya ? maka Allah SWT tidak akan pernah melupakan kita Allah SWT akan menyimpannya dengan sebutan Tabungan Energi Positif, Begitu pula sebaliknya.

Sehingga rumus nya jadi

1 sebab = TEP + akibat.

Itulah mengapa ada seorang tukang becak bisa naik haji karena ia selalu mengratiskan orang naik beca setiap hari jum'at. Ia cukup minta do'a penumpangnya untuk mendoakan ia naik haji. dan itulah pula sebabnya orang yang korupsi menyemai Tabungan Energi Negatifnya baik dalam bentuk kena KPK, penjara, rasa cemas, kecelakaan, bahkan anak yang kena narkoba.

Lalu ada orang yang licik kok cepet naik jabatannya orang baik dan jujur malah tersingkir. Itu adalah bentuk dari DP (Down Payment) Energi Positif.

maka :
1 sebab = DP(TEP) + Akibat dan ketika seseorang diberi DP oleh Allah 100 TEP maka ia harus membayarnya dengan 100 akibat agar hasilnya tidak minus.

Itulah sebabnya mengapa orang yang tetap istiqamah dan baik mendapatkan hasil yang baik di akhir. Karena ia tidak ianugerahi Allah DP(TEP) yang harus dibayar lunas. Tapi Ia selalu menabung energi Positifnya.

Sedangkan orang yang diberikan Allah DP(TEP) baik berupa kemudahan usaha, warisan, wajah ganteng, wajah cantik. Dan ia lupa untuk melunasi DP nya tersebut maka berhati-hatilah. Karena siksa Allah Sangat Pedih.

Jadi bagi orang yang menghalalkan segala cara untuk “berhasil” berarti dia sedang menabung Energi Negatif. Yang suatu saat akan cair dalam berbagai bentuk (lihat bentuk-bentuk pencairan: Harta, Tahta, Kata, Cinta.), seperti sakit-sakitan, keluarga yang berantakan, anak yang rusak, dan macam-macam yang lainnya.

Efek karambol pun terjadi di sini. ”Misalnya yang seratus menyampaikan lagi masing-masing kepada lima orang maka saya mendapat kiriman energi positif dari lima ratus orang.” Keberuntungan, adalah bentuk pencairan energi positif kita. Sebaliknya, kemalangan merupakan bentuk pencairan energi negatif. ”Makanya dalam Islam kalau ada orang sakit dosanya berkurang. Berarti ada tabungan energi negatif yang akan berkurang. Cuma supaya energinya dapat setiap perbuatan yang kita lakukan harus ada kesadaran hubungan dengan Allah. ‘Ya Allah, ini aku lakukan dalam rangka pengabdian dengan-Mu’, begitulah.”

Yang harus dipikirkan terus adalah memberi, bukan menerima. ”Apa yang sudah diberikan untuk anak saya? Apa yang bisa diberikan kepada isteri saya? Apa yang bisa berikan kepada teman saya? Pokoknya tidak bertanya: apa yang saya dapat dari Anda? Apa yang saya dapat dari istri? Apa yang saya dapat dari tetangga saya? Kalau itu yang kita pikirkan, maka kegelisahanlah yang ada dalam hidup kita.”

Semoga berguna dan memberikan pencerahan yang sangat penting bagi kehidupan kita semua, menjadi Sukses dan Mulia sekaligus.
Bagaimana menurut pendapat anda?

Monday, 21 March 2016

BAHAGIA TANPA SYARAT




Bahagia bukanlah tujuan..
Bahagia hanyalah efek dari kemampuan kita memaknai kondisi yang kita rasakan dan alami saat ini....
Rasa bahagia akan muncul bila kita mampu bersyukur..
Mampu mensyukuri apapun saja kondisi diri kita...
Mampu memandang segala keadaan dengan penuh bijaksana....
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; 
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu......"
(QS ibrahim 7)
Kemampuan diri untuk bersyukur tumbuh dari adanya kesadaran diri untuk hadir sepenuhnya di saat ini. Kebanyakan orang tidak dapat menikmati hidup sepenuhnya karena selalu lari dari saat ini. Mereka sering menunggu waktu berikutnya; nanti kalau kaya, barulah saya bahagia; nanti kalau anak saya lulus ujian, barulah saya tenang; nanti kalau punya rumah sendiri, barulah saya tenang; nanti kalau punya mobil baru, barulah saya bahagia. Tetapi Saat rumah dan mobil telah terbeli, sejenak bahagia, lalu pusing lagi..


Seberapapun kekayan dan kesuksesan anda, jika tidak terampil menggunakan kemampuan kemampuan alamiah anda untuk membimbing pikiran dan menggunakan kekuatan hati, anda akan kaya dan sukses namun tidak bahagia. Ketrampilan untuk membimbing pikiran agar berada di sini, SAAT INI, merupakan awal dari kebahagiaan.

Pikiran selalu berada pada masa lalu atau masa depan dan tidak menyukai saat ini. Padahal kebahagiaan tidak ada di masa lampau ataupun di masa yang akan datang. Kebahagiaan hanya dapat ditemukan pada saat ini, apapun kondisi anda. 

Anda dapat memiliki Mobil Mercy dan tetap tidak merasa bahagia. Dan anda mungkin hanya naik mikrolet ke kantor tetapi anda merasa bahagia. Apa yang anda pilih, apapun keputusan anda, kebahagiaan bukanlah masalah nanti... Kebahagiaan tidak menunggu, kebahagiaan selalu berada pada saat ini juga apapun masalah dan kondisi yang sedang anda hadapi.

Namun pikiran mempunyai kebiasaan untuk tidak menyukai saat ini, pikiran suka menunggu. Oleh sebab itu, putuskanlah untuk berbahagia saat ini juga. Apapun masalah dan kondisi yang sedang anda hadapi. Sebab ketika anda bahagia. Law of Attraction akan mendatangkan orang-orang, situasi, kondisi, dan kejadian yang akan membuat anda bahagia.  "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu......" (QS ibrahim 7)
Anda saat ini berada di Jakarta dan ingin berpergian ke Bandung, di dalam pikiran anda akan terbayang kota Bandung tempat tujuan yang ingin anda kunjungi, anda akan berpikir jalan mana yang akan anda lewati agar anda bisa mencapai tujuan anda. Anda berangkat dari Jakarta menuju Bandung dengan mengendarai mobil sendiri, dalam perjalanan anda membayangkan rute jalan yang akan anda lewati, dan sekali - kali membayangkan nikmatnya kalau sudah sampai di kota Bandung, membayangkan hal - hal yang bisa anda nikmati kalau sudah sampai tujuan, dan tentunya anda akan mengendarai mobil dengan perasaan gembira, semakin anda bayangkan semakin anda senang, dan anda pun merasa santai dalam perjalanan tersebut.

Namun tentunya anda tidak memfokuskan mata dan pikiran anda pada tujuan tersebut seratus persen, anda hanya membayangkan sekali - kali, dan tetap memfokuskan diri pada apa yang ada di depan mobil anda, memperhatikan rambu - rambu, mengendalikan stir, membelokkan mobil ke kanan atau ke kiri , mengerem dan kadang - kadang melihat kaca spion di atas kepala anda, dan tentunya memperhatikan apakah jalan yang anda lewati sudah benar atau salah arah, pokoknya anda harus konsentrasi penuhpada jalan yang sedang anda lewati dan mengerjakan apa yang dapat anda kerjakansaat itu, karena ini jauh lebih penting, kalau tidak tujuan itu tidak akan sampai, mungkin anda kesasar ke tempat lain. Iya.. ndak ?

Bila anda lebih banyak memfokuskan diri pada masa lampau atau masa depan, anda akan mengalami kecemasan. Dengan memikirkan masa lampau, anda akan terbelenggu dalam kepedihan, masa lampau biarlah berlalu dan lupakan saja. Sedangkan bila anda memfokuskan diri pada masa depan, anda juga akan merasa cemas, masa depan tidak dapat anda lihat dengan jelas apa yang akan terjadi nantinya. Anda tidak bisa meramalkan masa depan.

Satu-satunya cara meramalkan masa depan adalah dengan menciptakan masa depan itu sendiri, demikian di katakan oleh Stephen R Covey.
Gunakan kekuatan pikiran anda untuk menciptakan kehidupan yang anda inginkan. Pikirkan dan bayangkan apa yang menjadi tujuan anda. Semakin sering anda membayangkan tujuan-tujuan anda, anda akan semakin bergairah dan berenergi dan suatu saat anda akan berani untuk melakukan sesuatu untuk merealisasikan tujuan-tujuan anda.Namun apa yang telah anda ciptakan bagi masa depan anda, tidak akan datang dengan sendirinya tanpa tindakan yang anda lakukan. Anda harus melakukan tindakan yang selaras dengan tujuan anda.  
"Saat ini " adalah saat yang tepat bagi anda untuk bertindak. 
Fokuskan diri anda pada keadaan " saat ini ".

Anda perlu melakukan hal-hal yang benar dan hebat dengan cara - cara yang hebat saat ini juga, lakukan apa saja yang bisa anda lakukan saat ini. dan lakukan evaluasi apakah tindakan anda sudah searah dengan tujuan atau menyimpang ke tempat lain. Lakukan pekerjaan anda saat ini dengan baik dan se sukses mungkin, karena semua ini merupakan kekuatan. Tindakan anda setiap hari yang sukses, akan membawa anda pada kesuksesan yang lebih besar di masa yang akan datang. Janganlah anda hidup dalam ilusi masa lampau ataupun masa depan dengan hanya bermimpi, realisasikan mimpi anda lewat tindakan anda saat ini. Fokuskan pikiran dan tindakan anda pada " saat ini ", dan sekali-kali ingatlah tujuan anda. Inilah The Power of " NOW ".

Kecemasan, penyesalan, kekecewaan, adalah pikiran-pikiran negatif yang sering mengganggu kebahagiaan kita. Ternyata, cara ampuh untuk terbebas dari semua itu adalah dengan membiarkan diri kita menikmati saat ini. Semua orang pasti ingin bahagia. Tapi, selalu saja ada masalah yang harus dihadapi mulai dari bangun tidur sampai saat kembali beristirahat. Tak hanya yang terjadi sekarang, yang belum terjadi pun seringkali sudah mengganggu rasa bahagia kita. Dengarkan saja kepanikan Tami tentang tingginya biaya sekolah anak, ”Wah, kemarin aku dengar seorang ibu yang baru memasukkan anaknya ke SMP, uang masuknya 18 juta! Ya ampun! Kalau sepuluh tahun lagi perlu berapa puluh juta ya?” Tami langsung merisaukan biaya sekolah sepuluh tahun ke depan, karena anaknya kini baru berusia dua tahun.

Pastinya bukan hanya masalah biaya pendidikan anak yang dapat membuat kita cemas. Mulai dari hubungan keluarga, karir dan pekerjaan; semua hal yang berhubungan dengan masa depan dan masa lalu bisa membuat kita kehilangan rasa bahagia. Tak heran jika B. Alan Wallace, PhD, President of the Santa Barbara Institute for Consciousness Studies, seorang dosen dan penulis di bidang Budhism, filosofi, dan meditasi mengatakan, ”Kita memang hidup dalam dunia yang memiliki beragam cara untuk mengganggu ketenangan.”

Manusia dan monkey mind
Masalah-masalah yang mengganggu ketenangan itu seringkali membuat kita justru membiarkan momen indah yang terjadi saat ini berlalu tanpa sempat kita perhatikan, atau kita manfaatkan. Seringkali kita menyia-nyiakan detik-detik berharga yang kita miliki dalam hidup dengan mengkhawatirkan masa depan, dan sibuk merenungkan masa lalu.

”Saat berlibur kita seringkali justru mengingat tumpukan pekerjaan di meja kantor. Sebaliknya, saat bekerja kita mengharapkan datangnya saat-saat untuk berlibur dan bersantai,” kata Wallace memberi contoh.

Monkey mind begitulah kaum Budhis mengistilahkan pikiran manusia yang terus melompat-lompat, seperti seekor monyet yang berpindah dari satu pohon ke pohon lainnya.

Kondisi pikiran yang seperti ini sebenarnya merugikan diri kita sendiri, karena kita tidak akan menemukan ketenangan dan kenyamanan hidup. ”Kita akan selalu berada dalam keadaan tegang, cemas, khawatir, dan rasa tidak nyaman lainnya,” kata Prof Dr dr. Luh Ketut Suryani, SpKJ (K), dari Suryani Institute for Mental Health.

Masa lalu dan masa depan
Luh Ketut Suryani tak mengingkari jika manusia perlu juga melihat hari kemarin. ”Menengok hari kemarin atau melihat masa lalu artinya mempelajari apa sebenarnya yang terjadi, lalu melihat mana yang bermanfaat dan bisa diteruskan, serta mana yang justru membawa kehancuran dan tak perlu dilakukan lagi,” kata Suryani.

Psikiater dan guru meditasi ini juga mengakui bahwa selain Tuhan, pengalaman adalah guru utama dalam kehidupan. ”Semua pengalaman masa lalu, baik yang menyenangkan atau tidak, pasti ada gunanya dan bisa diambil sisi positifnya untuk mendewasakan diri dan memperkuat mental,” katanya.

Namun, Suryani mengingatkan, hidup bukan harus terus diisi dengan rencana dan rencana. ”Hidup ini untuk dinikmati, dirasakan dan disyukuri sehingga kita mempunyai tenaga lebih besar lagi untuk menjalani kehidupan pada hari-hari berikutnya,” katanya.

Masa depan dan masa lalu memang penting. Tapi, terlalu memikirkannya juga akan membuat kita jauh dari bahagia, karena tak ada waktu untuk menikmati yang sudah dicapai, yang sudah diselesaikan, dan yang sudah dimiliki sekarang. ”Seseorang tidak akan pernah menikmati hidupnya jika terlarut dalam masa lampau yang kelam, atau terlalu takut menghadapi masa yang akan datang,” kata Suryani. Memang, sebagian besar pikiran negatif berhubungan dengan masa lalu dan masa depan.

Sementara itu, menurut Suryani, jika kita bisa sejenak saja merasakan keadaan saat ini dan mensyukuri apa yang diperoleh hari ini, maka rasa bahagia bisa dirasakan.

Hal ini sudah dibuktikan oleh Stephen Schueller, seorang psikolog di University of Pennsylvania. Dalam penelitiannya, Schueller meminta subjek penelitian menikmati sesuatu yang biasanya mereka lakukan sambil terburu-buru. Misalnya, saat sarapan pagi, minum secangkir teh di sore hari, atau saat berjalan menuju tempat pemberhentian bus. Penelitian tersebut menemukan bahwa orang yang bisa menikmati hidupnya saat ini ternyata merasa lebih bahagia, lebih menikmati hidup, dan dipenuhi berbagai perasaan positif lainnya. Mereka juga lebih sedikit menunjukkan gejala-gejala depresi.

Mengapa menikmati hidup saat ini membuat kita lebih bahagia? Menurut Schueller, ketika kita fokus pada aktivitas kita saat ini, maka secara tidak sadar kita berhenti berpikir terlalu keras.

Bayangkan saja bagaimana jadinya jika saat Anda sedang berlatih menari atau berdansa, pikiran Anda sibuk memerhatikan apa yang harus dilakukan oleh kaki, tangan, bahu, panggul, sekaligus mengingat gerakan yang harus Anda lakukan pada detik berikutnya. Pasti, gerakan Anda justru akan kelihatan kaku, atau malah kacau balau.

Jadi, berpikir tak selalu membuat segala yang Anda lakukan jadi lebih baik, bukan? Karena itulah, Schueller mengatakan, ”Jangan terlalu banyak berpikir. Singkirkan semua bentuk evaluasi terhadap diri sendiri, dan jangan biarkan diri Anda terjebak dalam kekalutan pikiran serta kekhawatiran. Biarkan saja segala sesuatu terjadi seperti apa adanya.

Salah satu bentuk latihan untuk berhenti berpikir yang ditawarkan Jay Dixit, seorang penulis bidang psikologi, bisa langsung kita coba.
Bayangkan Anda adalah seorang pengamat. Biarkan diri Anda melihat, mendengar, atau mencium segala sesuatu yang ada di sekitar Anda saat ini. Tapi, jangan pedulikan apakah yang Anda lihat bagus atau jelek, apakah yang Anda rasakan menyenangkan atau tidak. Jangan memberi penilaian. Katakan saja, ’sekarang, sekarang, sekarang.

Fokus lah pada apa yang dirasakan oleh panca indera kita, rasakan keberadaan badan Anda sepenuhnya, sefokus-fokusnya.

Ambil nafas Anda dalam-dalam dan sadarilah Anda sedang bernafas. Udara Anda hirup masuk ke dalam rongga tenggorokan Anda masuk ke paru-paru. Tahan sebentar. Kemudian keluarkan perlahan-lahan. Udara kotor telah keluar dari tubuh Anda berganti udara bersih yang sebelumnya dihirup.

Sadarilah Anda sedang duduk, rasakan tempat duduk Anda empuk dan halus. Sadari apa yang Anda lihat, apa yang Anda lihat, suara yang Anda dengar. Semuanya.

Sadarilah semua panca indera kita saat ini, detik ini. Apa yang Anda rasakan saat ini, detik ini. Badan Anda adalah gerbang untuk menyadari sepenuhnya untuk memasuki level kekinian tersebut. Sering-sering lah merasakan badan Anda meskipun saat beraktivitas. Anda bisa lebih fokus, lebih rileks, lebih santai dan terus berenergi. Rasakan sensasinya.
The Power of Now ini manfaatnya sangat besar, disaat pikiran kita sedang sangat aktif, sedang kalut, banyak pikiran dsb yang menyebabkan kita tidak bisa fokus akan satu hal yang harus kita selelsaikan. The Power of Now ini membantu kita untuk secara cepat mengalihkan perhatian pikiran-pikiran yang mungkin menurut Anda negatif untuk dirasakan pada saat ini. Dengan fokus akan apa yang dirasakan oleh badan kita, oleh panca indera kita, apa yang sebelumnya kita pikirkan berangsur-angsur hilang karena kita bisa bersyukur bisa bernafas, bisa melihat hal-hal yang indah di bumi, bisa mendengar suara yang merdu, bisa merasakan manisnya makanan yang kita kunyah dan sebagainya.

Saat pikiran kita sudah nyaman dan bisa bersyukur atas nikmat saat ini, detik ini. Saatnya kita fokus ke hal yang kita inginkan. Semoga dengan ini bisa melupakan pikiran-pikiran yang mengganggu kita.

Sesederhana itu kah?
Namun itulah cara kerja pikiran kita.
Sahabat...
Apakah anda Ingin memahami dan mendayagunakan sepenuhnya Keajaiban Alam Bawah Sadar anda untuk memudahkan kehidupan anda...?
Dan apakah anda ingin mengetahui Mitos seputar Gelombang Otak Alpha Theta dll. terkait dengan dunia kesadaran....?
Dan tahukah anda, bahwa ternyata Gelombang otak anda itu tidak ada kaitannya dengan reprogramming Alam Bawah sadar dan juga kemampuan-kemampuan ajaib bawah sadar lainnya semacam Telepati, Sahabat Virtual, Visualisasi kreatif, dll....?
Dan tahukah anda, bahwa untuk mendayagunakan Kekuatan Bawah sadar itu sangat mudah dan sebenarnya sudah merupakan kemampuan alami anda....?
Dan inginkah anda dapat mensinergikan pengetahuan modern Bawah sadar tersebut dengan Kaweruh atau pengetahuan Tradisional kita sendiri...?
Tahukah anda, bahwa prinsip-prinsip tradisional itu ternyata juga selaras dengan prinsip-prinsip
wauww itu luar biasa master !!!